18 Nov 2018 00:00:00 AM Breaking News
Pemerintah Umumkan 1 Ramadhan 1439 H Jatuh pada Hari Kamis, 17 Mei 2018Skandal 'Hoes Hoin' Berisi 267 Foto Telanjang Tentara Wanita Amerika SerikatTank Tenggelam di Sungai Bogowonto, Berikut KronologinyaSuzy dan Lee Dong Wook Pacaran, Perbedaan Umur Yang Jauh Bukan MasalahKecelakaan Karambol Kendaraan di Solo, Menewaskan 4 OrangSitus Tumblr Di Blokir Kemkominfo, Kok Bisa?Simak Kronologi Penyerangan Geng Motor di KemangBJ Habibie Sakit, Namun Masih Mampu Berkomunikasi Dengan BaikJangan Khawatir! Pengendara yang Merokok dan Mendengarkan Musik Tidak DitilangJennifer Dunn Bawa HP ke Dalam Tahanan, Alasannya Tak Masuk Akal!Kerjasama Dengan FBI, Bareskrim Berhasil Tangkap Kapal Pesiar Mewah di BaliHeru Winarko Resmi Dilantik Sebagai Ketua BNN5 Momen Keseruan di Festival Danau SunterUntuk Pertama Kali, Saudi Selenggarakan Festival JazzKonser Paramore Resmi Dibatalkan Di IndonesiaKisah Tragis Adelina, TKW yang Disiksa Dan Dipaksa Tidur Dengan AnjingTerungkap! Identitas Pelaku Penyerangan Gereja Lidwina di SlemanBus Pariwisata Terguling di Subang, 13 Orang MeninggalSandy Syafiek, Produser RTV yang Tewas Tertabrak Mobil Saat BersepedaGempa Taiwan 6,4 M : Empat Tewas, 85 Orang HilangEra Anies Baswedan Dianggap Tidak Ada Pencegahan Banjir, Mengapa?Bangunan Ilegal Menjadi Penyebab Utama Longsor PuncakBanjir Kiriman Akan Tiba di Jakarta Pukul 15.00 dan 20.00Kylie Jenner Umumkan Kelahiran Anak PertamanyaAturan Baru Taksi Online Berlaku Hari IniPeriksa Kejiwaan, Berikut Alasan Neneng Simpan Mayat Suami dan Anaknya di RumahEmpat Tuntutan dari Demo Taksi OnlineViral! Perawat Pria Tega Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Pasien WanitaDemi Layanan Fantasi, Istri Tega Jual SuamiGempa 6,4 M Berpusat di Banten Mengguncang Jakarta, 129 Rumah RusakBom Meledak di Thailand, 3 Korban TewasJaksa Tampilkan Rekaman Wawancara Johannes Marliem dengan Anggota FBIJeon Tae Soo, Aktor drama Korea Meninggal Karena DepresiBeton LRT Roboh di Kayu Putih

Tidak Lagi Minum Air 8 Gelas Sehari, Ini yang Harus Dilakukan

Seperti yang kita ketahui bahwa kita harus minum air minimal delapan gelas sehari. Namun sebuah penelitian mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak berlaku untuk semua orang.

Seorang peneliti di Monash University Australia melakukan riset pada tahun 2016 menemukan bahwa takaran cukup atau tidaknya seseorang dalam mengkonsumsi air hanya dengan mendengarkan tubuh kita sendiri.

Apabila seseorang sudah tidak membutuhkan minum lagi, maka tubuh akan kesulitan untuk menelan. Sehingga, kadar kecukupan air bisa diketahui dengan cara mendengarkan tenggorokan saja.

Hal ini juga mendukung bahwa kebutuhan air setiap orang berbeda-beda.

“Jika kita melakukan apa yang tubuh kita butuhkan, kita mungkin akan melakukannya dengan benar, minum sesuai kebutuhan dan bukan berdasar pada jadwal yang rumit,” ungkap Michael Farrel selaku peneliti dari Monash.

Dalam penelitian ditemukan bahwa adanya peningkatan tiga kali lipat usaha untuk menelan jika seseorang terlalu minum banyak air. Sehingga hal tersebut dapat membuktikan bahwa tubuh kita dapat mengontrol banyaknya air yang dikonsumsi, dan jika berlebihan maka tenggorokan akan lebih sulit untuk meminumnya.

“Di sini, untuk pertama kalinya kami menemukan usaha untuk menelan setelah minum air berlebih. Ini sesuai dengan anggapan bahwa refleks menelan menjadi terhambat setelah meminum cukup air,” ungkapnya.

Selain itu, tim meneliti pencitraan resonansi magnetic fungsional (f MRI) yang bertujuan untuk mengukur aktifitas di otak sebelum minum air dan saat minum air terlalu banyak.

Apabila orang terlalu banyak minum, maka ia bisa mengalami keracunan air atau hyponatremia. Sehingga menyebabkan tingkat natrium dalam aliran darah sangat rendah, lesu, kejang, mual, hingga kematian.

Namun, bukan berarti jika seseorang minum depana gelas sehari buruk bagi kesehatan. Hal ini tergantung pada kebetuhan masing-masing tubuh. Dan penting untuk mendengarkan tubuh kita.